Wednesday, 2 November 2016

Cara Mencuci pakaian bayi



Mencuci pakaian bayi
Pakaian bayi terdiri dari popok, gurita, celana dan kemeja bayi, jas atau kebaya, cape, kaos kaki, kaos tangan. Selimut, sprei, sarung bantal dan sarung guling bayi memerlukan pemeliharaan seperti pakaian bayi. Pakaian bayi umumnya terbuat dari kapas, tetoron putih atau berwarna muda.
Pakaian bayi dicuci secara terpisah dari cucian yang lain. Pakaian bayi yang masih baru hendaknya dicuci terlebih dahulu sebelum dipergunakan. Pakaian bayi yang kotor direndam dalam ember tertutup, jangan dibiarkan pakaian bayi yang kotor dalam keadaan kering. Pada popok atau celana yang ada kotorannya, kotoran dibuang terlebih dahulu, popok dibilas, baru direndam. Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1.      mempergunakan sabun inti, detergen atau sabun cuci yang baik untuk mencuci pakaian bayi.
2.      pakain bayi tidak perlu dibiru, dikanji atau dikelantang dengan obat pengelantang.
3.      Pakaian  bayi harus dibilas sampai benar-benar bersih supaya sisa-sisa sabun cuci tidak tertinggal.
4.      sebelum diseterika perlu dilembabkan.

Cara Mencuci pakaian orang sakit



Mencuci pakaian orang sakit
Mencuci pakaian orang yang sakit hampir sama dengan mencuci pakaian biasanya, namun karena yang memakainya berpenyakit, perlu adanya penanganan khusus karena dikhawatirkan bisa menularkan penyakit.
Pakaian orang berpenyakit menular jangan dibiarkan terlalu lama dalam ruangan tidur dalam keadaan kering dan kotor. Pakaian jangan dicampur dengan cucian yang lain. Pakaian dibawa keluar ruangan dengan dibungkus. Kemudian secepet mungkin direndam dalam air lysol (1 sdm lysol dalam 10 liter air) dengan lama merendam kira-kira 30 menit. Kemudian dibilas dan dicuci.

i. Mencuci pakaian anak-anak
Biasanya pakaian anak lebih kotor dari pada pakaian orang dewasa, terutama pada bagian depan, dada, punggung dan pantat. Bahan pencuci tergantung dari bahan yang dipergunakan.
Cara mencuci sama dengan pakaian orang dewasa, namun yang perlu diperhatikan adalah bagian dada, punggung, kelim-kelim dan kantong-kantong karena bagian tersebut keadaannya lebih kotor dari pada bagian yang lainnya. Bila terdapat aksesoris yang menempel yang akan rusak karena dicuci, maka perlu dilepaskan terlebih dahulu dan hiasan dibersihkan sendiri secara terpisah.

Mencuci pakaian nasional dan pakaian pesta/bepergian



Mencuci pakaian nasional dan pakaian pesta/bepergian
Pakaian nasional terdiri dari kain, kebaya, stagen long torso (kutang panjang) dan selendang.
Dalam mencuci pakaian nasional sama dengan mencuci kain batik, hanya saja pakaian setelah dicuci biasanya diberi wangi-wangian. Adapun cara memberi wangi-wangian yaitu:
1.      Air pembilas terakhir dicampur dengan air daun nilam yang diremas-remas kemudian disaring.
2.      Diratus, caranya yaitu: sediakan dahulu keperluan untuk meratus yaitu api dalam anglo kecil dengan tutup berlubang-lubang setinggi kurungan ayam dari bambu, khusus untuk meratus atau rak handuk. Anglo dan api setanggi diletakkan di tengah-tengah kurungan atau rak jemuran. Kain dibentangkan mengelilingi kurungan ayam atau rak handuk. Seluruh kurungan harus tertutup oleh kain supaya asap tidak keluar. Kain diratus sampai kering.

Cara mencuci stagen long torso atau kutang panjang
Long torso terbuat dari kapas, rayon atau bahan sintetis. Bila pada long torso terdapat balein dari karet, kawat kaku atau bahan lain yang akan rusak karena dicuci, harus dilepaskan dan bila perlu dibersihkan tersendiri.
Bahan pencuci yang diperlukan tergantung dari bahan long torso. Pada saat mencuci harus diperhatikan kelim-kelim atau tali-talinya, biasanya bagian ini kotor sekali. Bila balein tidak dapat terlepas, perhatikan bahwa balein ini tidak teregang waktu dicuci.

Mencuci dan menyeterika pakain pesta.
Pakaian pesta terbuat dari kapas dan lenan yang halus, sutera, wol dan bahan sintetis. Setelah dipakai, pakaian pesta tidak selalu segera dicuci, karena biasanya kurang kotor. Cukup dianginkan, dibersihkan bagian-bagian yang kotor dengan bensin cuci atau diuapkan di atas uap air. Bila perlu dicuci, lepaskan terlebih dahulu hiasan-hiasan yang ada pada baju. Sabun yang dipergunakan ialah sabun inti atau detergen. Pakaian dicuci dengan hati-hati dan bagian yang kotor seperti kelim-kelim, leher dan ketiak dibersihkan menggunakan dua telapak tangan dengan hati-hati. Setelah dibilas diratakan dan dijemur dengan bagian baik di dalam.

Cara Mencuci pakaian Tradisional/Daerah



Mencuci pakaian daerah
Pakaian daerah umumnya terdiri dari kain batik atau sarung, kebaya panjang atau pendek, bagi pria kemeja, setagen atau ikat pinggan dan selendang atau tutup kepala.

Mencuci Batik
Batik dibuat dari bahan kapas atau tetoron. Warnanya macam-macam. Batik baik sekali bila dicuci dengan air hujan, karena air hujan tidak mengandung garam-garam. Pergunakan lerak atau detergen batik sebagai pengganti sabun.
Setelah direndam batik dicuci dengan diremas-remas dalam air lerak, kemudian dibilas hingga bersih. Batik dapat dikanji tipis (2 – 4 gram tepung singkong dalam 1 liter air).
Batik dijemur tanpa diperas lebih dahulu di tempat yang teduh. Bagian panjang tenunan dilipatkan pada galah atau rak jemuran. Batik diratakan yang rapi, tepi-tepinya dilipatkan kira-kira 10 cm ke dalam, supaya tepi tidak berubah bentuknya.

Mencuci sarung
Sarung dibuat dari bahan kapas, rayon, sutera atau bahan sintetis. Kadang-kadang dicampur dengan benang-benang logam. Bahan pencuci yang dipergunakan bergantung pada bahan sarung itu.
Cara mencuci sama dengan kain batik, diremas-remas dan dibilas. Sarung dijemur basah-basah pada galah penjemur. Pada bagian bawah sarung diletakkan sebuah galah lagi, supaya sarung menjadi rata dan licin, sehingga sarung tidak perlu diseterika.

Mencuci kebaya panjang atau pendek
Kebaya dapat dibuat dari bahan kapas, rayon, sutera, dan bahan sintetis. Tenunannya rapat dan renggang seperti tenunan polos, renda, beledu, krep. Bahan pencuci yang dipergunakan bergantung dari bahannya. Cara mencuci sama dengan kemeja atau blus.
Kemeja dari sutera, rayon, bahan sintetis, krep, dengan tenunan polos tipis atau renda dicuci dengan diremas-remas. Bagian leher muka dan kelim-kelim umumnya lebih kotor dari pada bagian lain. Kebaya dari kapas dapat dikanji tipis (2 – 5 gram kanji untuk 1 liter air). Kebaya dijemur seperti kemeja pada rak jemuran atau dengan gantungan pakaian di tempat panas atau teduh, tergantung pada bahan dan warna kebaya itu.

Mencuci Setagen (ikat pinggang)
Stagen dibuat dari bahan kapas, rayon, bahan sintetis, kadang-kadang dihiasi dengan benang logam. Tenunan rapat dan kuat. Warna macam-macam dan seringkali luntur. Karena itu yang luntur sebaiknya:
a)      jangan direndam sebelum dicuci
b)      warna perlu diteguhkan

Warna merah diteguhkan dalam air cuka. Warna biru atau hitam dalam air garam. Stagen yang putih perlu dikelantang. Bahan pencuci yang dipergunakan sabun rumah tangga atau detergen.
Setelah dicuci, dibilah kemudian digulung, kemudian diperas. Stagen dapat dikanji kira-kira 5 – 10 gram kanji dalam 1 liter air. Dijemur di tempat yang panas atau teduh tergantung pada warnanya.

Mencuci selendang
Selendang terbuat dari bahan seperti kapas, rayon, sutera, bahan sisntetis. Tenunan pun bermacam-macam seperti renda, renggang, rapat dan krep. Ada pula selendang terbuat dari batik. Bahan pencucinya bergantung dari bahannya dan bisa mempergunakan sabun rumah tangga, lerak, sabun inti atau detergen pasta dan bubuk.
Setelah direndam, dicuci, dibilas, diperas, diratakan kemudian dijemur seperti cucian lain. Selendang yang terbuat dari krep dan bahan sintetis dicuci secara diremas, lalu dibilas, diratakan dan dijemur.

Cara Mencuci pakaian dalam wanita dan pria



Mencuci pakaian dalam wanita dan pria
Pakaian dalam wanita terdiri dari celana, b.h. dan bebe dalam. Sedangkan pakaian dalam pria terdiri dari celana dan singlet.
Bahan yang dipergunakan untuk pakaian dalam sebaiknya dipilih bahan yang mudah menyerap air misalnya kapas dan lenan.  Bahan pencuci yang dipergunakan bergantung pada bahan pakaian. Pakaian dalam sebaiknya tidak dipergunakan sampai kotor sekali, supaya mudah mencucinya.

Cara mencuci pakaian dalam wanita atau pria:
Bila pada celana terdapat karet yang mudah dibuka, karet ini dibuka dulu. Bila sukar, tidak perlu dibuka. Celana dicuci menurut bahan dan tenunannya. Celana triko dicuci dengan diremas-remas, dibilas dan diratakan, dijemur dengan diletakkan di atas rak penjemur dengan bagian baik diluar.

Mencuci kutang (BH).
Bahan untuk kutang terbuat dari kapas, rayon, sutera atau bahan sintetis. Bahan cuci yang dipergunakan bergantung dari bahannya. Cara mencuci kutang bergantung dari tenunannya. Setelah dipisahkan, direndam, kemudian dicuci. Yang perlu diperhatikan adalah bagian-bagian kelim dan tali-tali yang biasanya kotor sekali. Setelah dibilas, diratakan, dijemur dengan bagian lebar kutang digantungkan pada tali atau rak penjemur.

Mencuci bebe dalam
Bebe dalam dibuat dari bahan yang sama dengan bahan untuk BH. Yang perlu diperhatikan adalah  bagian kelim-kelim pada bagian bawah, pinggang, punggung dan tali-tali. Bebe dalam seperti juga semua pakaian dalam tidak dikanji. Cara menjemur bebe dalam ialah bagian pinggang dilipatkan pada tali jemuran atau rak jemuran.
Bagian buruk di dalam.

Mencuci Singlet
Singlet dibuat dari bahan kapas atau bahan sintetis. Yang harus diperhatikan pada waktu mencuci singlet adalah:
-          mencuci dengan diremas-remas supaya bentuk tidak berubah
-          bagian-bagian yang kotor sekali umumnya bagian leher dan kelim-kelim serta lengan
-          dijemur dengan dibentangkan di atas meja atau rak yang dialas dengan kain atau plastik, bagian baik di luar.