Wednesday, 2 November 2016

TENUNAN SILANG DASAR



TENUNAN SILANG DASAR
Tenunan itu disusun dari benang pakan dan benang lungsin yang dipersilangkan lurus membuat sudut 90 derajat. Kontruksi tenunan berdasarkan silang tenunan. Silang tenunan ialah silang dasar dan silang dasar yang divariasi.
Silang dasar ada 3 macam :
1.      Silang polos
Disebut juga silang lenan karena semua silang lenan ditenun silang polos.
Kontruksi kain silang polos minimum terdiri dari dua benang lungsi dan dua benang pakan. Kain yang ditenun silang polos ialah: blaco, kain putih, poplin, berkolin, zephir, dan macam-macam crepe.
Gambar 26 : Silang polos
Gambar 27 : Variasi silang polos
Gambar 28 : Alat tenun
Gambar 29 : Letak benang pada silang polos
(a)                                                                             (b)
Gambar 30 : (a) Suri, (b) Gun

2.      Silang kepar
Silang kepar lebih kuat daripada silang polos, karena lebih banyak benang yang dipergunakan untuk silang kepar juga lebih berat daripada silang polos. Contoh kain yang ditenun silang kepar ialah : drill, gabardin, kain kasur, dan veterban.
Gambar 31 : Letak benang pada silang kepar
Gambar 32 : Silang kepar dan variasi silang kepar

3.      Silang satin
Persilangan antara benang lungsin dan pakan selalu berjauhan . oleh karena itu lebih banyak benang yang diperlukan untuk tenunan ini. Contoh kain yang ditenun silang satin : satinet, kain kasur, damas, handuk berkotak, dan pellen. Variasi silang satin ialah satin yang diperkuat dan satin drill.
Gambar 33 : Silang satin

Gambar 34 :Satin pakan dan satin lungsin

Gambar 35 :Twill

 
Gambar 36 : Satin 5/1 dan satin 8/1

No comments:

Post a Comment