TENUNAN SILANG DASAR
Tenunan itu disusun dari benang pakan dan benang
lungsin yang dipersilangkan lurus membuat sudut 90 derajat. Kontruksi tenunan
berdasarkan silang tenunan. Silang tenunan ialah silang dasar dan silang dasar
yang divariasi.
Silang dasar ada 3 macam :
1. Silang polos
Disebut juga silang lenan karena semua silang
lenan ditenun silang polos.
Kontruksi kain silang polos minimum terdiri dari
dua benang lungsi dan dua benang pakan. Kain yang ditenun silang polos ialah:
blaco, kain putih, poplin, berkolin, zephir, dan macam-macam crepe.
Gambar 26 :
Silang polos
Gambar 27 :
Variasi silang polos
Gambar 28 : Alat tenun
Gambar 29 :
Letak benang pada silang polos
(a)
(b)
Gambar 30 : (a)
Suri, (b) Gun
2. Silang kepar
Silang kepar lebih kuat daripada silang
polos, karena lebih banyak benang yang dipergunakan untuk silang kepar juga
lebih berat daripada silang polos. Contoh kain yang ditenun silang kepar ialah
: drill, gabardin, kain kasur, dan veterban.
Gambar 31 : Letak benang pada silang kepar
Gambar 32 : Silang kepar dan variasi
silang kepar
3. Silang satin
Persilangan antara benang lungsin dan
pakan selalu berjauhan . oleh karena itu lebih banyak benang yang diperlukan
untuk tenunan ini. Contoh kain yang ditenun silang satin : satinet, kain kasur,
damas, handuk berkotak, dan pellen. Variasi silang satin ialah satin yang
diperkuat dan satin drill.
Gambar 33 : Silang satin
Gambar 34 :Satin pakan dan satin lungsin
Gambar 35 :Twill
|
Gambar 36 : Satin 5/1 dan satin 8/1
No comments:
Post a Comment